Sebuah surat yang ditujukan kepada Beryl tiba dari Beaden. Surat yang dikirim oleh ayahnya, Mordea, itu mendesaknya untuk kembali ke desa guna menghadiri acara tahunan yang khas di desa tersebut. Karena Institut Sihir sedang libur musim panas, Beryl mengajak Mewi untuk menemaninya bersama Henblitz. Kemudian Curuni ikut serta tanpa diundang. Ini adalah kali pertama Beryl pulang ke kampung halamannya sejak pindah ke kota. Keesokan harinya, terjadi sebuah konfrontasi yang tak terduga.
